Share this page
strategi marketing
© carainvestasibisnis.com

Gudangkarir.com – Salah satu kunci keberhasilan UMKM untuk tetap tumbuh dan berkembang adalah pemilihan strategi pemasaran yang tepat. Berikut 14 strategi marketing jitu yang dapat kamu terapkan di bisnismu!

Marketing dapat diartikan sebagai rangkaian proses mulai dari riset pasar, analisis, dan segmentasi pasar untuk mengenalkan nilai, produk atau jasa yang ditawarkan.

Perkembangan teknologi membuat proses marketing semakin mudah dan optimal.

Dahulu strategi pemasaran hanya terbatas pada media fisik seperti papan reklame, pamflet, dan spanduk. Namun kini, strategi marketing dapat dilakukan dengan banyak cara bergantung dari media yang digunakan.

Pentingnya Memiliki Strategi Marketing bagi UMKM

Dalam sebuah perusahaan besar maupun kecil, peran marketing sangatlah penting untuk membangun kepercayaan pelanggan dan meningkatkan penjualan.

Dengan memiliki strategi marketing yang tepat, perusahaan akan mampu bersaing serta terus bertumbuh dan berkembang seiring dengan munculnya kompetitor dan perubahan zaman.

Untuk sampai pada goals terbesebut, perlu proses edukasi market agar mereka mengenal nilai yang ditawarkan dari sebuah produk yang relevan dengan kebutuhannya.

Pemasaran adalah cara yang paling efektif untuk menjelaskan sebuah produk dan jasa kepada calon customer. Kamu dapat mengemasnya ke dalam bentuk konten yang menarik dan menyenangkan.

Jika kamu memiliki produk dengan jumlah kompetitor yang banyak, maka proses marketing menjadi salah satu strategi yang tepa untuk mengenalkan nilai atau keunggulan produkmu agar tetap memiliki daya saing jual dan profit yang bagus.

4 Pondasi Marketing

Seorang profesor sekaligus pakar marketing bernama E. Jerome McCarthy, memperkenalkan konsep dasar marketing terdiri dari 4P yaitu, Product (produk), Price (harga), Place (tempat), Promotion (promosi).

Pada dasarnya, 4 konsep tersebut menjelaskan bagaimana tahap bisnis bekerja.

1. Product (Produk)

Produk adalah hal pertama dalam proses marketing. Produk yang dimaksut dapat berwujud maupun tidak berwujud seperti jasa.

Kenapa dimulai dari produk? karena tanpa produk kita tidak dapat menentukan harga, promosi, dan tempatnya. Untuk itu produk adalah hal yang paling mendasar dalam marketing.

Dalam proses marketing, penting bagi TIM marketer untuk memahami detail dari produk knowledge seperti bahan, fitur, varian, dan berbagai nilai-nilai lain yang menjadi identitas unik.

Keberhasilan sebuah produk ataupun brand dalam memenangkan hati dan dompet pelanggan bergantung dari sukses tidaknya TIM marketing dalam menyampaikan pesan dari produk tersebut.

2. Price (Harga)

Harga merupakan nilai moneter yang harus ditukar oleh pelanggan agar dapat menikmati layanan atau produk yang kamu tawarkan.

Keputusan penetapan harga merupakan hal krusial yang harus dipertimbangkan dengan matang. Jika harga produk terlalu tinggi namun tidak mempunyai nilai unik dibandingkan produk kompetitor, maka produkmu akan kurang bersaing dari sisi harga. Akhirnya menjadi tidak laku.

Dalam menetapkan harga sebuah produk, perlu mempertimbangkan variabel seperti benefit, diskon, periode pembayaran, harga wajar dipasaran dan target profit margin.

3. Promotion (Promosi)

Tujuan dari proses promosi adalah untuk menyampaikan pesan tentang produk dan mempengaruhi target pasar agar mau membeli produk yang kita tawarkan.

Teknik promosi ada banyak macamnya, misalkan dengan menyampaikan detail speksifikasi produk, menawarkan paket diskon, menggunakan tokoh figur yang populer, menawarkan secara langsung, melalui media sosial, dan sebagainya.

4. Place (Tempat)

Place atau tempat dalam marketing berkaitan dengan lokasi atau platform dimana market dapat membeli produk kamu.

Pemilihan tempat berupa toko fisik ataupun platform online seperti marketplace tokopedia dan shoppe sangatlah berperan penting dalam menentukan penjualanmu. Karena pada dasarnya setiap platform online memiliki market yang dapat dikategorikan.

Misalnya kamu mau berjualan barang branded dan asli, maka kamu dapat memilih BliBli.com sebagai platformnya.

Pilihlah tempat atau platform yang memiliki prospek market bagus, memiliki distribusi yang cepat, dan memudahkan konsumen pada saat membeli.

Itulah 4 pondasi yang dapat kamu jadilah dasar pengembangan 15 strategi marketing berikut.

15 Strategi Pemasaran Jitu untuk UMKM

Berikut rangkuman contoh strategi marketing yang dapat kamu implementasikan di Bisnismu!

1. Mengoptimalkan Media Sosial

strategi marketing
© kompasiana.com

Dilansir dari tekno.kompas.com, jumlah pengguna media sosial di Indonesia per Januari 2021 mencapai 170 juta jiwa atau setara dengan 61.8% dari total populasi penduduk.

Angka tersebut meningkat sebesar 10 Juta, atau sekitar 6,3% dari tahun sebelumnya. Di mana 168,5 juta menggunakan perangkat mobile seperti smartphone atau tablet.

Data tersebut menunjukkan bahwa keberadaan media sosial menjadi tempat atau Place yang potensial sesuai dalam 4P yang dijelaskan di atas tadi.

Dengan mengoptimalkan penggunaan media sosial, kamu dapat menjangkau market yang lebih luas dan tertarget dengan biaya yang relatif murah, mudah, dan cepat.

Jika kamu tidak mampu mengelola akun media sosial bisnismu dengan baik, kamu dapat menyewa jasa social media management mulai 700 ribuan perbulan.

Kamu juga dapat mengoptimasi promosi menggunakan paid ads seperti instagram dan facebook ads, tiktok ads, dll.

Dengan menggunakan paid ads, kamu dapat memilih target audiens sesuai demografi, usia, dan minat yang ingin kamu bidik.

Dengan menggunakan paid ads, kamu dapat memeilih target audiens sesuai demografi usia dan minat yang kamu bidik.

2. Rancang Promo Diskon dan Bundling

Salah satu psikologi pembeli adalah dapat membeli barang yang mereka butuhkan dengan harga yang relatif murah.

Kamu dapat memanfaatkan kondisi tersebut dengan memberikan promo diskon terbatas. Bisa terbatas dari sisi waktu atau bisa juga terbatas dari sisi kuantitas. Misalkan ” Diskon 50% untuk 10 pembeli pertama”.

Sering-seringlah membuat promo diskon yang terjadwal, agar calon pembeli selalu memantau dan kembali ke tokomu.

Kamu juga dapat membuat paket bundling pada produk yang dijual. Strategi marketing ini cukup jitu menarik hati pelanggan, yaitu dengan menggabungkan dua atau lebih produk yang berbeda dalam satu paket promosi.

Baca Juga : Bundling, Strategi Pemasaran Jitu untuk Meningkatkan Penjualan!

3. Buka Program Reseller Dropship

Kamu tentu sudah tidak asing dengan istilah reseller dan dropship bukan? Strategi tersebut saat ini banyak digunakan karena terbukti ampuh menekan biaya promosi namun dapat melipat gandakan penjualan.

Pada dasarnya reseller dan dropship itu hampir mirip, intinya adalah proses menjual kembali produk milik orang lain atau suplier.

Perbedaanya, reseller akan membeli dahulu produk dari suplier kemudian menjualnya kembali dengan harga yang lebih tinggi, atau membelinya dengan harga khusu dan menjualnya menggunakan harga eceran yang telah ditetapkan suplier.

Sedangkan dropship, menjualkan produk suplier tanpa harus membeli produknya dulu. Barang akan dikirim dari suplier atas nama dropshiper.

Secara tidak langsung, reseller dan dropsiper akan menjadi mitra pemasaranmu tanpa harus kamu bayar secara langsung.

Saat kamu memutuskan untuk membuka program reseller dan dropship, kamu harus memberikan harga khusus kepada para resellermu agar mereka dapat menikmati keuntungan dan terus semangat berjualan produkmu.

Selain itu, kamu harus berkomitment untuk memberikan support sistem kepada para resellermu dengan berbagai fasilitas seperti konten marketing, suport group diskusi, dan layanan yang maksimal.

4. Buka Program Affiliate

Affiliate marketing merupakan suatu metode pemasaran dimana seseorang yang mempromosikan produkmu akan mendapatkan komisi penjualan, tanpa harus menaikkan harga produk dan bertransaksi langsung dengan pembeli.

Kamu dapat menawarkan program afiliasi kepada youtuber, influencer di media sosial, maupun orang-orang yang memiliki posisi strategis dalam sebuah organisasi.

5. Ikut Komunitas

Pada saat mengawali sebuah bisnis, memiliki komunitas sangatlah penting. Terlebih lagi apabila kamu bergabung dengan komunitas yang juga merupakan target marketmu.

Bergabung dalam komunitas memiliki keunikan tersendiri, karena kamu dapat mempromosikan produkmu dengan cara yang simpel dan ada unsur empati yang terbangun di dalamnya.

Sebagai contoh, kamu memiliki usaha produksi jersey atau pakaian sport. Maka cobalah untuk bergabung dalam komunitas-komunitas sepeda ontel, sepeda motor, dan suporter klub bola. Cobalah untuk menawarkan dengan cara yang apik dan tidak terkesan memanfaatkan kepentingan bisnis semata. Tawarkan benefit-benefit yang menarik dan saling menguntungkan.

Kamu juga dapat mengikuti komunitas para pengusaha, karena biasanya mereka saling support bisnis teman. Sebagai contoh, si A memiliki usaha dengan jumlah karyawan sebanyak 50 orang. Dia berencana ingin mengadakan turnamen futsal untuk karyawannya. Jika si A mengenalmu sebagai kawan komunitas, bukan hal yang tidak mungkin dia akan langsung memesan seragam bola untuk karyawannya.

6. Ikut Kompetisi Bisnis

Strategi marketing yang dapat kamu terapkan selanjutnya yaitu dengan mengikuti kompetisi bisnis. Biasanya kegiatan ini diadakan oleh kementerian, dinas umkm, maupun tingkat kampus untuk para mahasiswannya.

Dengan mengikuti ajang kompetisi bisnis, secara tidak langsung kamu dapat memanfaatkannya sebagai ajang promosi.

Terlebih apabila kamu dapat memenangkan kompetisi, bisnismu akan berpotensi untuk di liput media dan semakin diakui keunggulannya.

Selain menjadi ajang promosi, kamu juga dapat memanfaatkan kompetisi sebagai ajang belajar dan mencari kawan baru, siapa tahu kamu dapat berkolaborasi atau justru bertemu dengan investor yang siap membantu melesatkan bisnismu.

7. Ikut Pameran atau Event

Mengikuti pameran juga merupakan langkah pemasaran yang strategis untuk di lakukan. Pastikan kamu mengikuti kegiatan pameran yang didalam program tersebut mendatangkan audiens yang sesuai dengan segmen pasarmu.

Mengikuti pameran terbukti menjadi salah satu strategi untuk tetap eksis sehingga dapat mendorong bisnismu untuk lebih dikenal luas masyarakat.

8. Kolaborasi dengan Brand Lain

Sudah bukan jamannya lagi berjuang membangun brand dari nol sendirian, yang kamu butuhkan adalah percepatan bagaimana bisnismu melesat cepat namun tetap memiliki pondasi bisnis yang kuat.

Kolaborasi menjadi salah satu alternatif yang cukup jitu sebagai salah satu strategi marketing yang dapat kamu lakukan.

Cobalah untuk terbuka dengan mencari partner bisnis atau menggandeng brand lain yang memiliki taraget market sama.

Sebagai contoh, jika kamu memiliki brand fashion atau distro dengan target anak-anak kuliah, maka kamu dapat berkolaborasi dengan coffee shop di daerah kampus untuk membuka minibooth disana.

Kamu dapat berkolaborasi dengan sistem bagi hasil atau konsiyasi.

9. Konsisten Membangun Brand Image

Proses marketing dan branding memerlukan konsistensi yang nyata, yang berfokus pada apa yang pelanggan butuhkan.

Bukan melulu hanya soal konten jualan, namun konsistensi membangun brand melalui konten kreatif harus mampu menjadi jembatan bagi perusahaan untuk menciptakan rasa percaya, ketergantungan dan kedekatan dengan konsumen.

10. Bakas Uang

Bakar uang merupakan strategi paling praktis dan jitu untuk dapat mengakuisisi customer. Strategi marketing bakar uang banyak dilakukan oleh perusahaan-perusahaan stratup teknologi seperti gojek, tokopedia, shope, dll.

Proses bakar uang biasanya dilakukan dengan cara pemberian diskon, cashback, bonus secara besar-besaran dan masif bagi usernya.

Benefit tersebutlah yang kemudian membuat orang tertarik untuk bergabung menjadi pengguna atau user.

Tujuannya adalah mengakuisisi pelanggan yang sudah berlangganan di kompetitor dan menarik user baru untuk mau menggunakan layanan.

Bakar uang lebih tepat dilakukan bagi perusahaan yang memiliki kondisi finansial yang baik agar tetap dapat melangsungkan roda operasional bisnisnya.

11. Strategi Marketing SEO

keywords seo

Website dan media sosial menjadi media digital yang paling efektif untuk marketing. Konten yang dibuat khususnya di website memerlukan pendekatan SEO (Search Engine Optimizer) agar dapat ditemukan pelanggan dengan mudah.

Pendekatan SEO membuat website yang kamu buat memiliki ranking yang bagus di mesin pencari khususnya Google.

Dengan optimasi SEO pada websitemu, calon pelanggan yang menuliskan kata kunci tertentu akan direkomendasikan menuju website usahamu.

Baca Juga : Apa itu SEO? Fungsi, Konsep Dasar dan Cara Menerapkan

12. Email Marketing

Email marketing merupakan strategi marketing untuk terhubung dengan calon pelanggan secara personal.

Untuk dapat membuat list email yang potensial dan loyal, kamu perlu merancang terlebih dahulu bagaimana cara mendatangkan lead agar orang senang hati mendaftarkan diri.

Strategi email marketing lebih pada strategi pemasaran soft selling, artinya tidak bolehl sembarangan menawarkan produk.

Etika dalam email marketing berperan besar dalam menentukan konversi proses marketing. Kamu dapat mempelajari email marketing lebih dalam lagi di website kirim.email

13. Inbound Marketing

Hampir setiap orang suka berbelanja, namun tidak semua orang suka diminta untuk membeli sesuatu, seperti ditawari barang secara langsung.

Inilah initi dari strategi inbound marketing. Ia fokus pada membuat orang ingin membeli tanpa harus menawari secara tiba-tiba.

Sehingga inbound marketing akan sangat berbeda dengan sales, kamu tinggal meningkatkan kualitas hubungan dengan calon pembeli yang datang sendiri.

Bentuk kegiatan marketingnya bermacam-macam, misalnya seminar gratis atau pelatihan gratis yang di closing dengan join member berbayar dan semacamnya.

Baca Juga : Perbedaan Sales dan Marketing dalam Dunia Bisnis

14. Strategi Influencer Marketing

Influencer marketing atau yang sering disebut sebagai endorse marketing kini makin populer. Pemilik brand biasanya akan memilih sejumlah orang yang memiliki popularitas dan pengaruh terhadap pengikutnya.

Kunci dari strategi ini, kamu perlu memilih atau menyeleksi influencer yang memiliki audiens sesuai dengan target pasarmu.

Hal tersebut penting karena strategi ini termasuk membutuhkan biaya yang tidak sedikit, terlebih jika yang kita gandeng adalah artis ternama atau yang sering disebut brand ambassador (BA).

Itulah 14 strategi marketing atau pemasaran yang dapat kamu jadikan sebagai referensi untuk melesatkan bisnismu, khususnya untuk UMKM.

Jika menurutmu artikel ini bagus, jangan lupa untuk bagikan ke rekanmu ya! Good luck

14 Strategi Marketing Jitu untuk UMKM

Maulana Amrullah

Expert Contributor at gudangkarir - SEO Content Writer Specialist

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *