Share this page

Gudangkarir.comApa itu SEO? Istilah SEO atau Search Engine Optimization tentu bukan hal asing lagi bagi orang-orang yang sudah lama berkecimpung dalam dunia website atau blog. Namun bagi mereka yang masih pemula sangatlah penting untuk mengetahui fungsi, konsep dasar dan cara menerapkannya.

Goal akhir dalam penerapan SEO yaitu agar website atau blog menduduki rangking tinggi di hasil pencarian khususnya Google.

Semakin tinggi rangking dalam mesin pencari, maka semakin banyak pula pengunjung organik yang akan datang ke website kamu.

Dikutip dari Infront Webworks, 91,5% pengunjung didominasi oleh website yang muncul di halaman pertama dari tiga posisi teratas mesin pencari Google.

Secara berurutan posisi pertama, kedua dan ketiga yaitu masing-masing mendapatkan trafic 29,6%, 13,1%, dan 9,2%.

Secara kontekstual kita dapat menganalogikannya sebagai berikut.

Jika kamu membuat website untuk tujuan berjualan, maka semakin banyak trafik maka peluang penjualan juga akan semakin banyak.

Jika kamu membuat website untuk mendapatkan penghasilan dari google adsense, maka semakin banyak pengunjung semakin banyak pula tayangan iklan dan penghasilan yang akan kamu terima.

Inilah mengapa SEO penting untuk diterapkan di website Anda! Pada artikel ini kita akan membahas lebih dalam Apa itu SEO? Fungsi, Konsep Dasar dan Cara Menerapkannya.

Pengertian Apa Itu SEO

SEO atau Search Engine Optimization merupakan cara-cara untuk mengoptimasi website atau blog agar menduduki rangking teratas dalam mesin pencari, utamanya adalah Google.

Mengapa patokannya adalah google? bukan Yahoo! atau Bing? Karena google menguasai lebih dari 90 % user mesin pencari di seluruh dunia.

Untuk dapat menerapkan SEO pada website atau blog, tentu harus terlebih dahulu memahami bagaimana algoritma google bekerja.

Baca Juga : Menulis Keywords SEO agar Tampil di Halaman Pertama

Dasar – Dasar SEO Website atau Blog

Berikut adalah rambu-rambu yang dapat digunakan sebagai dasar penerapan SEO pada website atau blog yang sesuai dengan algoritma google.

1. Struktur URL atau Permalink Sederhana

Struktur URL atau Permalink yang sederhana memudahkan mesin pencari untuk mengenali wesbsite atau konten yang sedang kamu bahas. Buat rangkaian URL yang sederhana mencakup domain diikuti keyword.

Misalkan, Anda menargetkan kata kunci “pengertian SEO website”. Maka susunan URL atau Permalink yang dapat kamu tulis adalah seperti berikut :

www.gudangkarir.com/pengertian-seo-website

Jika kamu menggunakan WordPress, secara default format permalink yang muncul mengandung tanggal penulisan seperti berikut :

www.gudangkarir.com/2021/05/pengertian-seo-website

Susunan tersebut tentu terlihat lebih rumit dan kurang menarik. Untuk itu agar lebih mudah dikenali oleh mesin pencari kamu dapat mengaturnya dengan menghilangkan format tanggal dengan langkah berikut.

Pergi ke dashboard WordPress kemudian masuk menu Settings > Permalink. Pilihlah struktur permalink Post Name dan klik Save.

2. Website Menggunakan SSL/ TLS

Sejak tahun 2014 sampai saat ini, google mengutamakan website yang menggunakan SSL/ TLS dengan tujuan untuk menjamin keamanan data pengunjung.

Website dengan SSL/ TLS akan mengenkripsi semua transfer data yang terjadi di dalamnya. Jika kamu mengunjungi suatu website dengan google chrome lalu muncul notifikasi not Secure maka sudah dipastikan website tersebut tidak aman, alias rawan pencurian data.

Kamu juga dapat mengenali sudah atau tidaknya suatu website menggunakan SSL/ TLS yaitu pada alamat website.

Jika alamat diawali dari HTTP maka website tersebut belum memakai SSL/ TLS, namun jika diawali dengan HTTPS maka website tersebut sudah memakai SSL/ TLS.

3. Keterkaitan Topik dan Konten

Idelanya, website yang baik memiliki beberapa topik utama yang saling berkaitan. Topik-topik tersebut kemudian didukung dengan berbagai konten turunannya.

Misalkan kamu memiliki website tetang berita olahraga. Maka konten yang kamu buat meliputi sepak bola, basket, base ball, badminton dll.

Semakin banyak konten yang membahas topik berkaitan, maka semakin besar kemungkinan kedudukan rating di mesin pencarian. Cara tersebut memudahkan mesin pencari untuk mengenali websitemu.

4. Search Intent atau Maksut Pencarian atau Kata Kunci

Seach Intent atau Maksut Pencarian merupakan apa yang diinginkan oleh kebanyakan pencari dari suatu susunan kata kunci.

Misalkan kamu memasukkan kata kunci “bola” di google, maka hasil pencarian yang muncul bukanlah tentang definisi bola secara definitif. Melainkan tentang berita pertandingan bola.

Itulah yang disebut Search Intent, maksut dari kata kunci “bola” yang dituliskan orang adalah untuk mencari tahu tentang update berita bola.

5. Struktur Kontent Yang Baik

Setelah menentukan search intent atau kata kunci yang tepat, buatkan konten yang berkualitas baik dari isi maupun strukturnya.

Gunakan teknis penulisan yang baik dan benar sehingga memudahkan pembaca memahami tulisanmu. Kamu dapat memanfaatkan Heading untuk judul dan sub heading untuk poin-poin penting.

Anda dapat menambahkan foto, gambar ilustrasi, infografis, dan video untuk membantu pembaca memahami kontenmu.

6. Meta Tags

Meta tags yang terdiri dari title tag dan meta description memiliki fungsi membantu mesin pencari dalam memahami keseluruhan konten di websitemu.

Title Tag atau yang biasa kita kenal sebagai Judul Artikel adalah bagian yang muncul berwarma biru pada baris hasil pencarian.

Judul artikel idealnya mengandung kata kunci dan tidak terlalu panjang.

apa itu seo
Contoh Menulis Judul SEO

Sedangkan Meta Description merupakan bagian yang berisi ringkasan konten dan terletak di bawah judul artikel.

7. Baclink

Backlink diartikan sebagai sebutan yang berisi sebuah tautan atau link yang mengarahkan ke website Anda.

Semakin banyak yang menjadikan website Anda sebagai rujukan, maka google akan mengenali situsmu sebagai website yang kredibel dan di prioritaskan.

Namun, backling tentu harus berasal dari website atau blog yang berkualitas.

8. Kecepatan Website

Menurut Niagahoster, kecepatan loading website memegang peran yang penting dalam SEO. Google menetapkan kecepatan loading website baik di perangkat mobile maupun desktop sebagai salah satu indikator utama SEO sejak 2018.

Semakin cepat loading website dalam memuat konten, maka semakin besar pula peluang menduduki rating atas pencarian google.

Cara Menerapkan SEO di Website atau Blog

Berikut adalah ringkasan langkah-langkah teknis untuk menerapkan dasar-dasar SEO dari poin sebelumnya.

  1. Gunakanlah Permalink Sederhana dan Memuat Kata Kunci
  2. Buat Judul dan Deskripsi Konten yang Menarik
  3. Menambahkan Gambar dan Video memuat alt tag
  4. Menerapkan Heading dan Subheading dengan runtut
  5. Letakkan kata kunci pada paragraf pertama
  6. Gunakan Tema yang Responsif
  7. Sisipkan Outbound Link, atur Open In New Tab
  8. Sisipkan Internal Link, atur Open In New Tab
  9. Tingkatkan kecepatan website
  10. Minimalkan ukuran konten bergambar < 100KB
  11. Sisipkan Sinonim yang sesuai dengan Kata Kunci
  12. Buat Konten Original dan Berkualitas
  13. Perhatikan Panjang Konten, usahakan minimal 800 kata

Itulah 13 langkah praktis yang dapat kamu terapkan untuk mengoptimalkan SEO di websitemu. Jika kamu ingin mendalami lebih detail setiap poin di atas silahkan klik link di bawah ini.

Baca Juga : 13 Langkah Praktis Optimasi SEO Website

Demikianlah penjelasan singkat tentang apa itu SEO, fungsi, konsep dasar dan cara menerapkannya.

Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantumu dalam meningkatkan trafic secara organik.

Good Luck!

Apa itu SEO? Fungsi, Konsep Dasar dan Cara Menerapkan

Maulana Amrullah

Expert Contributor at gudangkarir - SEO Content Writer Specialist

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *