Share this page

Pernahkah kamu merasa tidak nyaman di perusahaan dan ingin melakukan resign? Pastinya perlu perhitungan untuk menimbang apakah bertahan atau ingin mundur dari pekerjaan. Kamu perlu ingat bahwa ada etika dalam penyusunan surat pengunduran diri dari pekerjaan.

Ada contoh surat pengunduran diri dari pekerjaan yang perlu memiliki susunan yang baik, agar terkesan profesional dan memiliki attitude yang baik. Dengan begitu, kamu memiliki kesempatan dan sambutan hangat dari pihak perusahaan yang sudah menerima kamu sebagai karyawan di sana.

Ada baiknya kamu perhatikan sebelum menyusun surat pengunduran, ada proses tertentu yang bisa menambah nilai kualitas dirimu. Di antaranya alasan pengunduran yang jelas dan tegas, apalagi jika kamu karyawan yang memiliki kontrak kerja perlu memerhatikan ini.

Hal tersebut dilakukan supaya tidak mencurigai bahwa kamu memang memiliki plan sesudah keluar dari perusahaan tersebut. Apa saja persiapannya? Bagaimana cara penyusunannya? Yuk kita simak.

Tiga Hal yang Wajib Diperhatikan dalam Menulis Surat Pengunduran Diri

Pertama, kamu mesti memberitahu alasanmu mundur dari pekerjaan. Bisa saja pihak perusahaan menanyakan hal tersebut sebagai pertimbangan mereka. Perlu kamu catat, alasan yang logis menjadi nilai tambah dengan kejelasan yang bisa diterima. Kamu bisa melihat contoh surat pengunduran diri dari beberapa sumber yang ada.

Misal, kamu keluar karena ingin bekerja di tempat lain yang lebih meyakinkan atau menambah jam terbang pengalamanmu. Alasan seperti mencari biaya tambahan juga masih masuk akal, apalagi di era sekarang menjadi patokan untuk mengungkap alasan pengunduran diri.

Kedua, gunakan bahasa yang tegas dan menjelaskan beberapa proses ke depannya setelah kamu keluar. Jelaskan bahwa kamu memiliki kontribusi yang baik sehingga pihak perusahaan akan meyakinkanmu untuk bertahan. Biasanya hal ini sering terjadi untuk karyawan yang memiliki kualitas mumpuni.

Ketiga, jangan sampai kamu menuliskan progres yang menjatuhkan perusahaan, seperti lebih memilih gaji yang besar atau jabatan lebih. Jelaskan saja alasan pengunduran karena mendapat panggilan khusus atau sudah diincar oleh beberapa perusahaan sehingga kamu tidak bisa menolak pilihan tersebut.

Langkah Cepat dan Contoh Surat Pengunduran Diri yang Baik dan Benar

Berbicara mengenai langkah menulis surat pengunduran diri dari perusahaan bisa kamu mencontoh banyak surat yang ada. Susunannya memang seperti surat lamaran kerja disertai dengan alasan, kontribusi dan ucapan terima kasih.

Namun, kamu perlu tahu bahwa surat pengunduran diri harus meyakinkan perusahaan agar pihak perusahaan berusaha mencari pengganti. Jangan menyerahkan surat pengunduran secara mendadak atau menggunakan bahasa yang kurang baik.

Contoh surat pengunduran diri yang baik dan benar selalu memberi kesan baik dan menggunakan bahasa persuasif, sehingga pihak perusahaan merasa puas dengan kinerja kamu saat bekerja di perusahaan tersebut.

Berikut contoh kalimat alasan logis yang bisa kamu gunakan: “Dengan surat ini memberitahukan bahwa keputusan saya mengundurkan diri adalah mencari tambahan biaya hidup yang saat ini semakin sulit. Saya memiliki keluarga dan hanya saya yang bekerja sehingga perlu mencari pekerjaan yang bisa menunjang kinerja saya.”

Itulah pemaparan penulisan dan contoh surat pengunduran diri dari pekerjaan yang bisa kamu gunakan, bisa saja kamu sedang mempelajari bahasa yang digunakan, menggunakan alasan yang logis agar terkesan profesional sehingga tidak menyinggung reputasi perusahaan. Terima kasih, semoga bermanfaat.

Contoh Surat Pengunduran Diri yang Baik dan Benar

Hani P

Expert Contributor at gudangkarir - SEO Content Writer Specialist

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *