Share this page
cara menjawab kelemahan dan kelebihan saat interview
© linovhr.com

Memahami dan mengenali kelebihan serta kelemahan diri merupakan hal yang sangat penting. Dalam interview kerja, pertanyaan yang merujuk pada poin tersebut sering dilontarkan oleh rekruter. Lalu bagaimana cara menjawabnya? Mari kita bahas pada artikel berikut.

Dilansir dari Ekrut Media, pertanyaan tentang kelemahan dan kelebihan diri tidak ditujukan untuk menilai benar dan salah. Melainkan untuk melihat cara berpikir dan menilai sejauh mana kandidat mengenal dirinya sendiri.

Biasanya, pertanyaan tentang kelemahan diri akan diikuti dengan pertanyaan tentang bagaimana cara mengatasi kelemahan tersebut.

Tidak sedikit kandidat yang belum betul-betul megenal kelebihan dan kelemahan diri, sehingga muncul jawaban yang ragu-ragu dan terlalu umum. Jawaban semacam ini kurang disukai rekruter dan dapat menyebabkan kamu tidak dipertimbangkan lolos interview.

Kunci dari menjawab pertanyaan ini adalah keyakinan dan kepercayaan diri. Untuk itu Gudangkarir akan membahasnya untuk Kamu. Yuk, disimak!

1. Jawab dengan penuh keyakinan

Kelemahan dan kelebihan selalu melekat pada diri seseorang. Ada yang mengenal ada pula yang belum mengenal dimana dan apa kelemahan serta kelebihan yang terdapat di dalam dirinya.

Untuk itu penting sekali untuk mengenali diri serta meyakininya. Jika kamu menunjukkan keragu-raguan dalam menjawab pertanyaan semacam ini, kamu akan meninggalkan kesan yang kurang baik dimata rekruter.

Rekruter akan menilaimu sebagai orang yang kurang percaya diri dan tidak mengenal diri sendiri.

Sebaliknya, apabila kamu menjawab dengan mantap dan penuh keyakinan maka kamu akan dinilai paham terhadap kemampuan dan kelemahanmu sendiri.

Baca Juga : 8 Pertanyaan yang Dapat Kamu Ajukan kepada HRD saat Interview

2. Memberikan jawaban yang jujur dan apa adanya

Tidak sedikit job seekers yang mengada-ada jawaban untuk meninggalkan kesan yang baik kepada rekruter. Meskipun kebenarannya tersebut tidak diketahui oleh rekruter, bisa jadi malah menjadi bumerang terhadap diri sendiri. Terlebih apabila kamu kemudian dinyatakan diterima sebagai karyawan.

Menurut Glints, ada beberapa hal yang dinilai oleh rekruter dengan mengajukan pertanyaan kelemahan dan kelebihan saat interview.

  1. Kesesuaian kemampuanmu dengan kebutuhan perusahaan
  2. Kesesuaian potensi yang kamu miliki dengan pekerjaan dikemudian hari
  3. Perbandingan dengan kandidat lainnya
  4. Apakah kamu berpotensi memberikan perusahaan atau kontribusi yang baik kepada tim
  5. Apakah kepribadianmu sesuai dengan budaya dan cara kerja perusahaan.

Untuk itu menjawab dengan jujur dan apa adanya merupakan hal yang wajib dan lebih dihargai oleh rekruter.

3. Pilih kelemahan yang tidak berkaitan dengan posisi pekerjaan

Masih nyambung pada poin nomor 2, saringlah jawaban jujur atau sebenarnya namun sampaikan saja hal-hal yang tidak berkaitan dengan pekerjaan. Hal ini tujuannya agar kelemahan kalian dianggap tidak akan mempengaruhi pekerjaan secara teknis.

Namun tetap berhati-hatilah karena rekruter biasanya memiliki pertanyaan-pertanyaan yang sifatnya tidak langsung menggiring pada jawaban yang menyudutkan dan menekan kita agar terbuka dan jujur.

Melansir dari glints, contoh memberi jawaban kelemahan yang tidak berkaitan dengan pekerjaan yaitu bila kamu seorang copywriter lalu coba terangkanlah bahwa letak kelemahanmu berada pada kemampuan numerikal.

4. Sampaikan cara mengatasi kekurangan yang kamu miliki

Pada dasarnya setiap manusia memiliki kekurangan. Memahami setiap kekurangan yang dimiliki merupakan hal penting agar kamu tahu treatment apa yang perlu dilakukan sebagai solusi untuk mengatasi kelemahan tersebut.

Coba sampaikanlah contoh kelemahan yang kamu miliki dan ceritakan upaya apa yang kamu lakukan untuk mengatasinya. Kamu boleh bercerita apakah cara yang kamu pakai berdampak besar atau sedikit, tekankanlah pada upaya dan kesungguhan dalam memperbaiki.

Kesungguhan dalam berperang mengalahkan kelemahan diri sendiri menunjukkan kamu seorang yang peduli dengan karir yang kamu miliki.

5. Sampaikan kelebihan dengan rendah hati

Jika poin 3 dan 4 kita telah membahas tentang cara menjawab kelemahan, poin 5 akan menjawab kelebihan.

Pada saat menjawab kelebihan yang kamu miliki, pastikan jawab dengan sebenar-benarnya dan memuat hal-hal yang menunjang karirmu.

Jika kamu memiliki banyak kelebihan, maka sampaikanlah dengan cara yang rendah hati. Hindari gaya berbicara yang sombong dan terkesan meremehkan orang lain.

Nah, itulah 5 cara yang dapat kamu terapkan untuk menjawab kelemahan dan kelebihan saat interview kerja.

Contoh Jawaban Kelebihan Diri

Dikutip dari Ekrut Media berikut adalah contoh-contoh kelebihan yang dapat kamu gunakan sebagai jawaban pada wawancara kerja

  1. Saya ulet dan teliti
  2. Saya menyukai hal-hal detil
  3. Saya pandai membuat prioritas pekerjaan
  4. Saya bisa bekerja di bawah tekanan
  5. Saya dapat belajar cepat
  6. Memiliki kepercayaan diri yang tinggi
  7. Saya menyukai tantangan baru
  8. Saya memiliki kemampuan analisis yang tinggi
  9. Saya mudah bergaul dan beradaptasi dengan lingkungan

Saat menjawab coba jelaskanlah dengan menggunakan contoh kasus seperti yang dilansir di Ekrut Media sebagai berikut.

“Saya teliti dan ulet. Ketika sedang mengerjakan suatu proyek saya pasti selalu melacak perkembangan hingga ke detail. karena saya memiliki pemahaman yang komprehensif tentang komponen-komponen tersebut, saya dapat melihat hal-hal yang penting dan dapat membuat prioritas dengan tepat sehingga semua dapat memenuhi tenggat waktu. Hal ini tercermin dari umpan balik rekan kerja dan manajemen saya. “

Contoh Jawaban Kekurangan Diri

Berikut adalah beberapa referensi yang dapat kamu jadikakn sebagai contoh bahan jawaban dalam menjawab pertanyaan tentang kelemahan diri.

  1. Suka menunda-nunda
  2. Sering mengalami stress jika beban kerja berlebihan
  3. Saya suka tidak percaya diri/ pemalu
  4. Sulit percaya kepada rekan kerja
  5. dll

Sambunglah jawaban kekurangan diri dengan menjelaskan contoh kasus dan solusi yang kamu lakukan atas kekurangan yang kamu miliki.

Berikut contoh jawaban kasuistik yang dapat kamu jadikan sebagai referensi.

“Saya suka menunda-nunda. Dulu saya pikir itu bukan kebiasaan buruk karena saya hanya menciptakan stres untuk diri sendiri. Tetapi ketika saya bekerja untuk perusahaan XYZ beberapa tahun lalu, saya berada di proyek kelompok di mana saya dapat melihat bagaimana kebiasaan menunda-nunda itu menciptakan tekanan bagi semua orang. Dari situ saya merasa harus intropeksi. Saya mulai membuat jadwal harian yang membuat saya belajar bertanggung jawab pada tim dan menghentikan kebiasaan itu.”

Itulah beberapa tips atau cara beserta contoh untuk menjawab pertanyaan tentang kelemahan dan kelebihan pada saat interview kerja. Setelah membaca artikel ini apakah kalian sudah yakin dengan kelebihan yang kamu miliki? Yuk siapkan jawabanmu agar lebih yakin.

Sumber :

  1. Ektrut Media
  2. Glints
5 Cara Menjawab Kelemahan dan Kelebihan Saat Interview Kerja

Maulana Amrullah

Expert Contributor at gudangkarir - SEO Content Writer Specialist

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *