Share this page

Gudangkarir.com – Diterima kerja disebuah perusahaan merupakan hal yang membahagiakan bagi setiap orang. Baik yang baru pertama kerja maupun yang sudah pernah bekerja.

Namun pernah nggak sih, kalian merasa gugup pada saat pertama masuk kerja? Tentu pernah ya! Perasaan gugup ini wajar karena kita dituntut untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Untuk itu penting bagi kita untuk mengenali 4 fase adapatasi yang harus dilakukan sebagai karyawan baru.

Perasaan gugup pada saat pertama kali masuk kerja merupakan hal yang lumrah bagi setiap orang. Khususnya bagi mereka yang baru pertama masuk dunia kerja. Perasaan gugup ini biasanya muncul di waktu sebelum mulai masuk kerja.

Biasanya pikiran akan mengarah ke hal-hal yang membuat kita khawatir seperti apakah atasan kita sadis? apakah lingkungan kerja nyaman? apakah beban pekerjaan berat? apakah nanti atasan akan puas dengan pekerjaan saya? dan lain sebagainya.

Namun jangan khawatir, karena rasa gugup dan khawatir tersebut akan segera hilang jika kita mampu beradaptasi dengan baik. Terutama jika kita sudah mengenal lingkungan kerja dengan baik.

Pada artikel kali ini, admin akan membagi fase adaptasi karyawan baru menjadi 4 tahapan berdasarkan satuan waktu sebulan. Pembagian ini sifatnya hanya untuk memberikan gambaran agar adaptasimu lebih terarah dan terukur.

Setiap perusahaan memiliki rentang waktu yang berbeda-beda dalam memberikan ruang kepada karyawan baru untuk beradaptasi dengan lingankungan kerja. Biasanya waktu ini disebut sebagai masa training yang berlangsung 1-3 bulan tergantung kebijakan.

Semakin cepat Kamu dalam beradaptasi semakin baik pula penilaian atasan terhadap kamu.

Fasa 1 Adaptasi Minggu Pertama

1. Cari Tahu Peraturan dan Budaya Perusahaan

Pada minggu pertama biasanya kita akan dikenalkan tentang beberapa hal yaitu peraturan serta budaya yang berlaku di kantor. Setiap perusahaan memiliki peraturan dan budaya yang berbeda-beda. Sehingga jangan mentang-mentang kita sudah pernah bekerja di perusahaan lain lantas mengabaikan peraturan dan budaya ini.

Mematuhi peraturan dan budaya perusahaan adalah bagian dari menghormati dan menghargai keberadaan lingkungan kerja. Sehingga penting sekali kita untuk merendahkan hati menggali lebih dalam tentang budaya dan peraturan baik tertulis maupun tidak tertulis di tempat kerja.

2. Kenali Lebih Dekat Rekan Kerja dan Atasan

Di Minggu pertama kerja kita biasanya juga akan dikenalkan secara terbuka kepada seluruh karyawan dalam jangkauan, atau jika tidak maka biasanya hanya akan dikenalkan kepada rekan yang bersangkutan misal atasan dan staff satu TIM.

Jangan sia-siakan kesempatan ini untuk bersikap ramah kepada rekan kerjamu. Jangan sungkan untuk menyapa dan memperkenalkan terlebih dahulu. Jika diawal kamu bersikap ramah dan direspon baik oleh rekan kerjamu, maka hubungan sesama rekan kerja akan lebih harmonis dan kamu akan lebih cepat diterima anggota tim.

Tak jarang karyawan baru di kucilkan oleh rekan kerja karena sikapnya di awal yang cuek dan tidak bersedia tegur sapa terlebih dahulu. Jangan sampai terjadi karena ini kondisi seperti ini akan membuat hari-harimu tidak nyaman dalam bekerja.

3. Pahami Rincian Pekerjaanmu dan Indikator Pencapaiannya

Masih di Minggu Pertama, Kamu akan dikenalkan dengan pekerjaan yang akan ditangani. Di kebanyakan perusahaan akan memberikan lembar Standart Operational Prosecdure atau yang biasa dikenal dengan SOP beserta Key Performance Indicator (KPI) sebagai tolak ukur keberasilan pekerjaan Kamu.

Perhatikan, Baca, dan pahami seutuhnya dan tanyakanlah poin-poin yang belum dimengerti tentang pekerjaanmu. Menyadari poin yang belum dipahami dan menanyakannya saat awal kerja merupakan tanda yang baik bahwa kamu cukup mengenal pekerjaan yang akan Kamu tangani nantinya.

Manfaatkan masa adaptasi tersebut untuk mengeksplore detail pekerjaan dan cara mengukur ketercapaiannya. Jangan sampai sudah beberapa bulan kerja namun ada pekerjaan yang belum di pahami.

Fasa 2 Adaptasi Minggu Ke Dua

4. Susun Alur atau Ritme Kerja dan Atur Sesuai Prioritas

Pada minggu kedua biasanya Kamu sudah mulai bisa menjalankan peranmu sebagai karyawan dan menyelesaikan tugas-tugas. Pada tahap ini Kamu sudah mengenal dan memahami apa yang menjadi tanggung jawabmu. Sehingga yang perlu kamu lakukan adalah mengatur alur dan ritme pekerjaan lebih enjoy dan sesuai prioritas.

Memiliki ritme kerja sangatlah perlu agar tubuh kita tidak bekerja keras secara terus menerus. Namun sesuai porsi yang cukup namun hasilnya efektif.

5. Mulai Mereview dan Mengevaluasi Kinerja Pribadi

Setiap bidang pekerjaan memiliki indikator keberhasilan (KPI) yang sudah ditentukan oleh managemen perusahaan sejak awal bekerja. Indikator ini biasanya tertulis dan disajikan dalam bentuk angka pencapaian.

Dengan melihat Key Performance Indicator , Kamu dapat menilai pencapaianmu saat itu juga. Apakah kamu sudah memenuhi target penjualan? Apakah pekerjaanmu selesai tepat waktu? Berapa nilai efisiensi produksi yang mampu kamu tingkatkan? dan lain sebagainya bergantung posisi pekerjaanmu.

Mengevaluasi kinerja pribadi sangatlah penting bak instropeksi diri. Sesegera mungkin kenali kekuranganmu agar kedapan pekerjaanmu lebih optimal. Jika nanti dievaluasi oleh atasan, pastikan kamu tahu apa yang membuatmu tidak mencapai target yang ditetapkan dalam KPI.

Fase 3 Adaptasi Minggu Ke Tiga

6. Tingkatkan Koordinasi sesama Anggota TIM dan Atasan

Memasuki minggu ke 3 tingkat pekerjaan akan semakin kompleks. Semakin banyak dan kompleksnya pekerjaan akan membuat kita menemukan berbagai masalah yang belum bisa kamu tangani sendiri. Untuk itu kamu bisa meminta tolong kepada rekan kerja atau kepada atasan untuk memberikan saran ataupun contoh cara menyelesaikannya.

Jangan malu bertanya sehingga membuatmu lebih banyak melakukan kesalahan.

Fase 4 Adaptasi Minggu ke Empat

7. Review Kinerja

Fase ke empat dalam beradaptasi adalah dengan mengevaluasi kinerja. Atasan biasanya akan mengevaluasi kinerjamu selama training 1 bulan. Bersikaplah terbuka atas pencapaianmu dan kekuranganmu selama menyelesaikan pekerjaan. Jika evaluasi yang diberikan atasan kurang jelas, mintalah evaluasi dan masukan lebih terperinci agar Kamu dapat memperbaikinya.

Itulah 4 fase adapatasi yang harus kamu lakukan sebagai karyawan baru apabila diterima di suatu perusahaan. Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat dan gambaran apa yang harus kamu lakukan selama bulan pertama masuk kerja.

Good luck!

4 Fase Adapatasi yang Harus Kamu Lakukan sebagai Karyawan Baru

Maulana Amrullah

Expert Contributor at gudangkarir - SEO Content Writer Specialist

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *